FAJAR:
Kata ini mungkin
tak sebaik syairmu Senja ,tapi paling tidak untuk mewakili perasaan saya ku
pada mu, walau mudah mudah dihapus oleh
penuh nya waktu , sebelum perasaanmu ini tinggal saparuh, Walau kadang ku tak
tahu itu, aku ingin utuh selamanya.
Maka ku mulai
menterjemahkan kata-kata itu Senja , kalau ini menjadi beban bagimu, pastilah
fajar yang sulit untuk dimengerti, tak seterang
sinar fajar , karena kadang juga
sinarnya redup, seperti mu saat ini membuatku harus memahaminya lebih dari siapapun.
Maafkan fajar
karena dia tak selalu cerah , karena tanpamu yang menunggu disana sebagai
ujungnya waktu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar