Dan tak ada gurat marah..yang dapat kau lihat lagi dari atap langit itu semua seperti hilang bersama perginya senja dan cerita-cerita ini …aku bahkan baru sempat menulisnya hanya pada selembar kertas putih yang lusuh memucat.
Untuk yang tak dapat kusebut , kukirim lewat tangan-tangan tuhan yang kelak kau akan tahu siapa dan apa?
Asmara Setia Ningrum RA.
11 Juli-2013 pukul 17:39:49.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar